<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339</id><updated>2011-07-30T08:11:57.494-07:00</updated><category term='ISENG SAJA'/><title type='text'>TALK MORE, DO LESS</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-8926080212217005204</id><published>2010-10-24T08:25:00.000-07:00</published><updated>2010-10-24T08:27:29.760-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;1.         LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Mahluk hidup di dunia ini pasti memiliki sifa-sifat yang berbeda. Hal ini tergantung dari sifat induknya yang diwariskan. Kejadian ini sering disebut dengan pewarisan sifat ( hereditas ). Dalam mepelajari hereditas, pertama kali harus mempelajari substansi genetika berupa senyawa kimia DNA dan RNA sebagai pembawa informasi genetik. Selain itu perlu juga memelajari cara gen diekspresikan melalui proses sintetis genetik. Dasar-dasar pengetahuan ini akan digunakan mempelajari pola-pola hereditas. Dalam mempelajari hereditas, akan dibahas tentang pembelahan sel secara mitosis maupun meiosis.&lt;br /&gt;Setelah mempelajari pola - pola hereditas yang mencangkup pewarisan pewarisan sifatinduk kepada keturunannya melalui gamet dengan aturan tertentu. Materi ini sangat menunjang dalam mempelajari materi tentang mutasi. Dalam hal ini akan membahas tentang perubahan yang terjadi pada bah genetis. Perubahan pada bahan genetis ini akan menyebabkan perubahan sifat mahluk hidup yang bersifa menurun. Perubahan sifat yang menurun itu secara umum disebut mutasi. Bentuk – bentuk perubahan yang terjadi sangatlah beragam. &lt;br /&gt;2.      RUMUSAN MASALAH&lt;br /&gt;1)      Apa yang dimaksud dengan pewarisan sifat ?&lt;br /&gt;2)      Apa yang dimaksud dengan reprduksi sel ?&lt;br /&gt;3)      Bagaimanakah proses terjadinya mitosis dan meiosis ?&lt;br /&gt;4)      Bagaimanakah perbandingan antara mitosis dengan meiosis ?&lt;br /&gt;5)      Apa yang dimaksud dengan mutasi ?&lt;br /&gt;6)      Bagaimanakah proses terjadinya mutasi ?&lt;br /&gt;7)      Bagaimanakah mutasi alami dapat terjadi ?&lt;br /&gt;8)      Bagaimanakah mutasi buatan dapat dilakukan ?&lt;br /&gt;9)      Apakah penyebabterjadinyamutasi ?&lt;br /&gt;10)  Apakah dampak dari mutasi ?&lt;br /&gt;3.      TUJUAN&lt;br /&gt;Tujuan pembelajran ini adalah untuk memahami penerapan konsep dasar dan prinsip – prinsip hereditas dan mutasi serta implikasi di lingkungan. Pada kesempatan ini, pembelajaran harus memahami keterkaitan antara pembelahan sel dengan pewarisan sifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEWARISAN  SIFAT (HEREDITAS)&lt;br /&gt;Gregor Johann Mendel dikenal sebagiai bapak genetika mengemukakan dua hukum tentang pewarisan sifat (hereditas) yaitu hukum Mendel I dan hukum Mendel II.&lt;br /&gt;a.       Hukum Mendel I , menyatakan bahwa dalam pembentukan sel gamet pasangan alel akan memisah secara bebas, yaitu dari diploid menjadi haploid.&lt;br /&gt;b.      Hukum Mendel II, menyatakan bahwa setiap gen dapat berpasangan secara bebas dengan gen lain, namun gen untuk satu sifat tidak berpengaruh pada gen untuk sifat yang lain yang bukan alelnya.&lt;br /&gt;Persilangan dua individu yang mempunyai sifat beda disebut hibrid. Ada lima macam persilangan yang dapat dijelaskan dengan hukum Mendel yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;a.       Monohibrid ( Persilangan dengan satu sifat beda ), ada dua macam :&lt;br /&gt;1)      Monohibrid dominansi penuh, dengan perbandingan fenotipe F2 adalah 3 : 1, dan perbandingan genotype F2-nya adalah 1:2:1&lt;br /&gt;2)      Monohibrid intermediet, dengan perbandingan fenotipe F2 adalah 1:2:1, dan perbandingan genotype F2-nya adalah 1:2:1&lt;br /&gt;b.      Dihibrid ( Persilangan dengan dua sifat beda), dengan perbandingan fenotipe F2 adalah 9:3:3:1.&lt;br /&gt;c.       Backcross ( Persilangan balik ), dengan perbandingan fenotipe F2-nya adalah 1:1.&lt;br /&gt;d.      Testcross (Uji silang), dengan perbandingan fenotipe F2-nya adalah 1:1.&lt;br /&gt;e.       Persilangan Resiprok (persilangan dengan gamet jantan dan gamet betina dipertukarkan sehingga menghasilkan keturunan yang sama).&lt;br /&gt;REPRODUKSI SEL&lt;br /&gt;Reproduksi sel (pembelahan sel) dibedakan menjadi 3 macam yaitu:&lt;br /&gt;1.     Pembelahan Amitosis&lt;br /&gt;Amitosis adalah pembelahan secara langsung dari satu sel menghasilkan dua sel anak yang identik tanpa melalui tahap-tahap pembelahan. Amitosis merupakan salah satu cara reproduksi aseksual pada organisme uniseluler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Pembelahan Mitosis&lt;br /&gt;Pembelahan mitosis terjadi pada proses perbanyakan sel-sel somatis ( sel tubuh).&lt;br /&gt;Mitosis berlangsung dalam empat tahap yaitu:&lt;br /&gt;a)      Interfase&lt;br /&gt;Interfase merupakan fase terpanjang dari siklus sel. Tahap – tahap interfase :&lt;br /&gt;1)      Fase G1 ( Gap1 ) merupakan fase terdiri atas proses Transkripsi RNA, tRNA, mRNA, dan sintesis berbagai jenis protein.&lt;br /&gt;2)      Fase S ( sintesis ) merupakan tahapan ketika sel mengalami replikasi dan duplikasi kromosom.&lt;br /&gt;3)      Fase G2 ( Gap 2),terbentuknya komponen sitoplasma berupa organel dan makromelekul.&lt;br /&gt;Selama interfase inti berada dala keadaan utuh, jumlah DNA menjadi 2 kali lipat, terjadi akumulasi rRNA dan protein ribosom, serta terjadi pembesaran nukleolus. Akhirnya, ukuran selnya menjadi meningkat.&lt;br /&gt;b)     Profase&lt;br /&gt;a)      nucleus tidak terlihat.&lt;br /&gt;b)      Benang – benang kromatin mengalami pemendekan dan penebalan sehingga kromosom dalam nukleus tampak jelas.&lt;br /&gt;c)      Mebran inti menghilang.&lt;br /&gt;d)     Pementukan spindel oleh mikrotubul dalam sitoplasma.&lt;br /&gt;e)      Sentriol berpindah menuju kutub yang berlawaan&lt;br /&gt;c)      Metafase&lt;br /&gt;a)      Pasangan kromatid berada pada bidang ekuator.&lt;br /&gt;b)      Spindel menghubungkan sentromer dengan kutub pembelahan.&lt;br /&gt;c)      Kromosom bersusun pada bidang ekuator&lt;br /&gt;d)     Anafase&lt;br /&gt;a)      Kromatid yang berpasangan berpisah bersama sentromernya.&lt;br /&gt;b)      Kromatid menuju kutub pembelahan masing – masing.&lt;br /&gt;e)      Telofase&lt;br /&gt;a)      Gerakan kromatid berhenti, menuju kutub pembelahan.&lt;br /&gt;b)      Pada bidang pembelahan, terjadi penebalan plasma.&lt;br /&gt;Setelah pada bidang pembelahan terjadi penebalan plasma, dilanjutkan dengan sitokinesis. Sitokinesis adalah proses pemisahan sitoplasma pada pembentukan dua sel anak. Pada bidang ekuatorial terdapat  mikrotubul dan bercampur pada gelembung yang dinamakan lapisan pemisah. Selanjutnya akan membentuk sel baru. Tujuan pembelahan mitosis pada mahluk hidup adalah  :&lt;br /&gt;1.      Membantu sel dalam memelihara ukurannya.&lt;br /&gt;2.      Keseimbangan jumlah DNA dan RNA.&lt;br /&gt;3.      Menganti sel yang rusak atau mati.&lt;br /&gt;4.      Membantu organism dalam reproduksi aseksual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.     Pembelahan Meiosis&lt;br /&gt;Pembelahan meiosis merupakan sel yang menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom induknya. Meiosis terjadi pada pembentukan sel-sel kelamin ( gametogenesis ). Meiosis terjadi dalam 2 tahap,yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)    Pembelahan meiosis I&lt;br /&gt;a)      Profase I&lt;br /&gt;Terbagi atas beberapa fase :&lt;br /&gt;1)      Liptoten&lt;br /&gt;2)      Zigoten&lt;br /&gt;3)      Pakiten&lt;br /&gt;4)      Diploten&lt;br /&gt;5)      Diakinesis&lt;br /&gt;b)     Metafase I&lt;br /&gt;Inti tidak tampak lagi. Kromosom homolog berderet di bidang ekuator.&lt;br /&gt;c)      Anafase I&lt;br /&gt;Kromosom yang terpisah menuju kutub yang berlawanan. Pada fase ini terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.&lt;br /&gt;d)     Telofase I&lt;br /&gt;Nukleolus tampak kembali dan dalam satu sel terbentuk dua inti yang lengkap (kariokinesis). Setelah kariokinesis, terjadi sitokinesis sehingga terbentuk 2 sel anak yang haploid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)    Pembelahan meiosis II&lt;br /&gt;a)      Profase II&lt;br /&gt;Diawali dengan pembelahan dua buah setriol menjadi dua pasang sentriol. Setiap sentriol menuju kutub berlawanan. Mikrotubul membentuk spindel dan mebran inti. Nucleolus lenyap dan kromosom menjadi kromatid.&lt;br /&gt;b)     Metafase II&lt;br /&gt;Pada fase ini spindel menghubung sentromer dengan kutub pembelahan. Kromatid berada di bidang ekuator.&lt;br /&gt;c)      Anafase II&lt;br /&gt;Sentromer berpisah dan kromatid menuju kutub yang berlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d)     Telofase II&lt;br /&gt;Kromatid mencapai kutub pembelahan. Kemudian, mikrotubul membentuk membran inti baru. Setelah itu terjadi sitokinesis dan terbentuk empat sel yang haploid.&lt;br /&gt;Meiosis pada sel hewan dan manusia terjadi pada peristiwa spermatogenesis dan oogenesis. Sedangkan pada tumbuhan angiospermae, meiosis terjadi pada peristiwa mikrosporogenesis ( tumbuhan jantan ) dan megasporogenesis ( tumbuhan betina ). Tujuan pembelahan meiosis yaitu :&lt;br /&gt;1)      Untuk memelihara jumlah kromosom mahluk hidup.&lt;br /&gt;2)      Adanya pindah silang yang memungkinkan timbulnya variasi genetik&lt;br /&gt;Perbandingan antara Mitosis dan Meiosis&lt;br /&gt;A.         Mitosis&lt;br /&gt;1.      Terjadi dalam sel somatis&lt;br /&gt;2.      Terjadi dalam satu rangkaian fase pembelahan&lt;br /&gt;3.      Waktunya relatif singkat&lt;br /&gt;4.      Tidak terjadi pindah silang&lt;br /&gt;5.      Saat anafase sentromer langsung memisah pada bidang ekuator&lt;br /&gt;6.      Satu sel induk diploid menghasilkan dua sel anak diploid&lt;br /&gt;7.      Jumlah sel anak sama dengan sel induk&lt;br /&gt;B.      Meiosis&lt;br /&gt;1.      Terjadi dalam sel germinal (kelamin)&lt;br /&gt;2.      Terjadi dalam dua rangkaian fase pembelahan&lt;br /&gt;3.      Waktunya relatif panjang&lt;br /&gt;4.      Dapat terjadi pindah silang&lt;br /&gt;5.      Pada meiosis I tidak terjadi pemisahan sentromer, namun pada meiosis II terjadi pemisahan sentromer&lt;br /&gt;6.      Satu sel induk diploid menghasilkan empat sel anak yang haploid&lt;br /&gt;7.      Jumlah kromosom pada sel anakan setengah dari sel induk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUTASI&lt;br /&gt;Mutasi adalah perubahan materi genetik (gen dan kromosom) dari suatu individu yang bersifat menurun. Peristiwa terjadinya mutasi disebut mutagenesis, sedangkan organisme yang mengalami mutasi disebut mutan, dan faktor penyebab mutasi disebut mutagen.  Mutasi pada umumnya bersifat merugikan.&lt;br /&gt;Mutasi dibedakan menjadi 2 tingkatan yaitu:&lt;br /&gt;a.    Mutasi gen ( mutasi kecil / mutasi titik / point mutation )&lt;br /&gt;Mutasi sen adalah perubahan yang hanya terjadi pada susunan DNA dan lokusnya tidak mengalami perubahan. Gen terdiri atas DNA. DNA tersusun atas nukleotida. Setiap nukleotida terdidi atas fosfat, basa nitrogen, dan gula deoksiribosa. Basa nitrogen terdiri dari atas 4 macam, yaitu adenin ( A ), Guanin ( G ), sitosin ( S ), dan timin ( T ). Perbrdaan jumlah dan jenis basa nitrogen menimbulkan perbedaan jenis DNA.&lt;br /&gt;Pada umumnya, mutasi dapat terjadi akibat adanya mutagen yang akan meningkatkan resiko perubahan DNA yang diwariskan. Walaupun tidak ada mutagen, mutasi dapat muncul pada sel ( mutasi spontan ). Mutasi spontan dapat disebakan oleh aktivitas gen pengubah urutan. Elemen DNA yang seperti itu dapat berpindah dari lokasi yang satu ke lokasi yang lainnya pada melekul DNA yang sama atau berbeda. Ketika elemen tersebut menyisip, gen tertentu menjadi tidak aktif sehingga akan menyebakan perubahan fenotipe. Perubahan hasi aktivasi gen ini akan diturunkan.&lt;br /&gt;b.    Mutasi kromosom ( mutasi besar / gross mutation )&lt;br /&gt;Mutasi pada kromosom dapat dibedakan menjadi perubahan set kromosm dan kerusakan kromosom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Perubahan set kromosom&lt;br /&gt;Perubahan pada jumlah n-nya. Perubahan set kromosom pada mahluk hidup terjadi karena mutagen tertentu. Variasi yang menyangkut jumlah kromosom dapat dibedakan menjadi euplodi dan aneuplodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)      Euplodi&lt;br /&gt;Euplodi adalah individu yang variasi kromosomnya berhubungan dengan seluruh set kromosom. Individu euplodi memliki set kromsom yang lengkap. Tipe euplodi adalah monoplodi, diploid, poliplodi.&lt;br /&gt;2)      Aneuplodi&lt;br /&gt;Aneuplodi adalah individu yang memiliki kekurangan atau kelebihan kromosom dibandingkan dengan jumlah kromosom diploid dari suatu individu. Beberapa tipe aneuplodi adalah monosomi, nullisomi, dan polisomi. Aneuplodi terjadi karena beberpa hal. Diantaranya sebagai berikut,&lt;br /&gt;a.    Anafase lag&lt;br /&gt;Tidak melekatnya salah satu kromatid pada serat gelendong yang terjadi ketika meiosis I.&lt;br /&gt;b.   Nondisjunction&lt;br /&gt;Tidak terpisahnya kromatid atau kromosom homolog menuju kutub berlawanan ketika meiosis tahap anaphase.&lt;br /&gt;Berikut ini contoh kelainan pada pada peristiwa aneuplodi :&lt;br /&gt;1.                  Sindroma turner&lt;br /&gt;2.                  Sindroma klinifelter&lt;br /&gt;3.                  Sindroma down&lt;br /&gt;4.                  Sindroma Edwards&lt;br /&gt;5.                  Sindroma patau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Kerusakan kromosom&lt;br /&gt;1)         Delesi ( kehilangan kromosom )&lt;br /&gt;2)         Duplikasi ( penambahan ukuran kromosom )&lt;br /&gt;3)         Translokasi ( perpindahan patahan kromosom )&lt;br /&gt;4)         Isokromosom ( kesalahan arah pembelahan )&lt;br /&gt;5)         Inversi ( perubahan susunan kromosom )&lt;br /&gt;Macam-macam mutasi berdasarkan kejadiannya&lt;br /&gt;1.    Mutasi alami&lt;br /&gt;Mutasi alami adalah perubahan yang terjadi dengan sendirinya akibat adanya faktor alam yang mempengaruhinya. Faktor alami tersebut antara lain sinar ultraviolet dan sinar radioaktif. Mutasi alami juga disebut mutasi spontan. Mutasi alami berlangsung sangat lambat dan jarang terjadi dengan penyebab yang belum diketahui secara pasti. Pada mutasi alami, urutan DNA berubah tanpa alasan yang jelas dan biasanya berhubungan dengan kesalahan replikasai DNA. Mutasi yang terjadi secara alami biasanya merugikan individu yang mengalami dan keturunannyakarena mutasi ini dapa diwariskan ke generasi berikutnya. Walaupun kemungkinan terjadinya sangan kecil, mutasi alami merupakan salah satu faktor penting yang memberi peluang terjadinya proses evolusi biologi.&lt;br /&gt;2.    Mutasi buatan&lt;br /&gt;Mutasi buatan adalah peristiwa perubahan materi genetik yang disengaja dilakukan oleh manusia dengan tujuan tertentu untuk kepetingan manusia. Sebutan mutasi buatan biasanya mutasi induksi. Pada mutasi induksi, urutan DNA berubah sebagai akibat terpapar oleh mutagen. Kerusakan akibat mutagen fisik dan kimia dapat digolongkan sebagai berikut.&lt;br /&gt;a.       Kerusakan fisiologis&lt;br /&gt;b.      Perubahan gen&lt;br /&gt;c.       Perubahan kromosom&lt;br /&gt;Faktor-faktor penyebab mutasi&lt;br /&gt;1.         Mutagen kimia&lt;br /&gt;Mutagen kimia pertama kali ditemukan saat perang dunia I dan II. Saat itu penggunaan komponen gas mustard beracun yang menyebabkan mutasi pada sel-sel. Sejak saat itu banya mutagen kimia yang diidentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.         Mutagen fisika&lt;br /&gt;Mutagen fisika umumnya berupa radiasi. Radiasi merupakan agen mutagenik pertama yang ditemukan pada dekade 1890-an. Sumber-sumber alami radiasi meliputi sinar kosmik dari matahari dan luar angkasa, elemen-elemen radioaktif di tanah dan produk-produk terestrial serta di atmosfer. Sebagai tambahan, manusia dapat menciptakan radiasi-radiasi buatan, diantaranya adalah tes-tes medis, tes nuklir, dan bermacam-macam produk lainnya.&lt;br /&gt;3.         Mutagen biologi&lt;br /&gt;Mutagen biologis umumnya berupa bahan genetik, yaitu asam nukleat. Bahan yang dibawa oleh virus atau bakteri. Bahan genetik yang dibawa oleh virus atau bakteri tersebut memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi DNA sel atau organisme.&lt;br /&gt;Dampak mutasi&lt;br /&gt;1.      Resstensi antibiotik pada bakteri&lt;br /&gt;Mutasi pada bakteri sering kali menghasilkan resistensi (kekebalan) terhadap obat-obatan antibiotik.&lt;br /&gt;2.       Pembentukan produsen antibiotik yang lebih efektif&lt;br /&gt;Melalui proses mutasi, kapang dan mikroba dapat diubah menjadi produsen bahan-bahan berguna, seperti antibiotik yang lebih efektif.&lt;br /&gt;3.      Resistensi sel sabit terhadap malaria&lt;br /&gt;Alel sel sabit menyebabkan sel darah merah yang normalnya berbentuk bulat bikonkav menjadi berbentuk sabit. Secara umum, hal itu merupakan suatu mutasi yang tidak diinginkan karena sel-sel sabit kurang efisien dibandingkan sel darah merah normal. Di daerah yang terjangkit malaria, mutasi tersebut merupakan suatu keuntungan karena orang-orang dengan sel-sel darah berbentuk sabit lebih dikit yang tertular malaria dari nyamuk.&lt;br /&gt;4.      Meningkatkan keanekaagaman genetik&lt;br /&gt;Mutasi merupakan suatu cara untuk memasukan alel-alel baru ke dalam suatu populasi. Itu berarti mutasi meningkatkan keanekaragaman genetik suatu populasi.  &lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;1.      KESIMPULAN&lt;br /&gt;Reproduksi seksual maupun reproduksi aseksual bergantung pada pembelahan sel. Pembelahan sel terbagi atas tiga, yaitu amitosis ( langsung), mitosis dan meiosis ( tidak langsung). Masing-masing pembelahan tersebut memiliki fase-fase selain pembelahan amitosis. Pebelahan mitosis terdiri dari satu rangkaian fase dan menghasilkan dua sel anak diploid dari satu sel induk diploid, sedangkan pembelahan meiosis terdiri dari dua rangkaian fase dan menghasilkan empat sel anak haploid dari satu sel induk diploid. &lt;br /&gt;Mutasi adalah perubahan fisik yang terjadi pad bahan-bahan genetik. Mutasi erdiri dari dua macam yaitu mutasi gen dan mutasi kromosom. Dari proses terjadinya mutasi terbagi menadi dua yaitu mutasi alami dan mutasi buatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                             &lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karmana, Oman.2008.Cerdas Belajar Biologi Kelas XII.Bandung:Grafindo Media Pertama&lt;br /&gt;Pujiyanto, Sri.2004.Khazanah Pengetahuan Biologi Kelas 3B.Solo:Tiga Serangkai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-8926080212217005204?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/8926080212217005204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=8926080212217005204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/8926080212217005204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/8926080212217005204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2010/10/bab-i-pendahuluan-1.html' title=''/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-2453164610792691571</id><published>2010-10-24T08:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-24T08:21:42.049-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;I. Latar Belakang&lt;br /&gt;Bahasa biasa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan pokok dalam hidup ini .juta bahasa yang masing – masing memiliki perbedaan.dan hampir tiap orang dalam sehari – harinya menggunakan bahasa.Jadi selain kebutuhan sandang, pangan papan bahasa meripakan salah satu kebutuhan penting .&lt;br /&gt;Menurut penggunaan nya bahasa Indonesia dapat di bagi menjadi dua .yaitu bahasa baku dan non baku.dalam berbahasa pasti kita menggunakan berbagai kalimat.setiap kalimat sehingga kalimat tersebut jadi terdengar kurang efektif.&lt;br /&gt;Setiap penyusunan kata – kata pun memiliki aturan – aturan tersebut masih kurang diketahui oleh semua orang .sehingga kata – kata yang mereka ucapkan jadi kurang efektif .&lt;br /&gt;Salam itu masih banyak jadi orang – orang tidak dapat membedakan jenis – jenis kata.semua tidak memahami fungsi dan arti dari imbuhan-imbuhan pada setiap kata.&lt;br /&gt;II. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;1) Apakah yang dimaksud mertologi ?&lt;br /&gt;2) Bagaimanakah pembagian jenis – jenis kata ?&lt;br /&gt;3) Apakah yang dimaksud imbuhan ?&lt;br /&gt;III. Tujuan&lt;br /&gt;Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk memberi pemahaman tentang morfologi dan bagian, bagiannya selain itu juga mamberikan pengertian tentang macam – macam jenis kata serta imbuhan kegunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ISI&lt;br /&gt;Morfologi&lt;br /&gt;1. Pengertian&lt;br /&gt;Morfologi adalah cabang ilmu yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu. Dan ada pula yang beranggapan bahwa morfologi adalah morfologi merupakan bidang ilmu yang membicarakan struktur intern kata. Untuk dapat digunakan dalam tuturan, kata ada yang langsung dapat digunakan, ada pula yang harus melalui sebuah proses terlebih dahulu. Proses morfologis merupakan suatu proses untuk menghasilkan kata turunan, berupa kata berimbuhan, kata ulang, atau kata majemuk. Jadi dapat disimpulkan bahwa morfologi adalah tata bahasa yang membicarakan bentuk kata.&lt;br /&gt;2. Alomorf&lt;br /&gt;Dalam merealisasikan morfem-morfem tersebut, pada suatu ketika kita sampai kepada suatu kenyataan bahwa morfem-morfem itu dapat juga mengalami variasi atau perubahan bentuk. Misalnya morfem ber- dalam bahasa Indonesia dalam realisasinya dapat mengambil bermacam-macam bentuk:&lt;br /&gt;ber- be- bel-&lt;br /&gt;berlayar bekerja belajar&lt;br /&gt;Perubahan bentuk ber- menjadi be- atau bel- disebabkan oleh lingkungan yang dimasukinya. Bila ber- memasuki suatu lingkungan kata yang mengandung fonem /r/ dalam suku kata pertama, maka fonem /r/ dalam morfem ber- itu ditanggalkan. Dalam suatu kesempatan unsur /r/ itu berubah menjadi /l/. Bentuk-bentuk variasi dari pada morfem itu disebut alomorf . Jadi alomorf adalah variasi bentuk dari suatu morfem disebabkan oleh pengaruh lingkungan yang dimasukinya.&lt;br /&gt;3. Morfem&lt;br /&gt;Morfem adalah kesatuan yang ikut serta dalam pembentukan kata dan yang dapat dibedakan artinya. Dalam pembagiaanya morfem dibedakan menjadi dua, yaitu :&lt;br /&gt;a. Morfem bebas&lt;br /&gt;Morfem bebas adalah satuan bentuk terkecil dalam sebuah bahasa yang masih memiliki arti dan tidak bisa dibagi menjadi satuan yang lebih kecil lagi. Atau morfem yang secara potensional dapat berdiri sendiri&lt;br /&gt;Contoh : kerja, rumah, nasi, daging.&lt;br /&gt;b. Morfem terikat&lt;br /&gt;Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, morfem dapat dibagi atas dua macam yaitu morfem terikat dan morfem bebas. Morfem terikat dalam tata bahasa Indonesia dapat dibagi lagi atas empat macam berdasarkan tempat terikatnya pada sebuah morfem dasar:&lt;br /&gt;1. Prefiks (= awalan) : per-, me-, ter-, di-, dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Infiks (= sisipan) : -el, -er, -em,&lt;br /&gt;3. Sufiks (= akhiran) : -an, -kan, -i.&lt;br /&gt;4. Konfiks : gabungan dari dua atau lebih dari ketiga macam morfem di atas yang bersama-sama membentuk suatu kesatuan arti.&lt;br /&gt;Analisa kata&lt;br /&gt;Marilah kita mengambil contoh “perbuatan”. Dengan contoh ini akan timbul beberapa pendapat. Mungkin ada yang akan berpendapat bahwa perbuatan terjadi dari 3 unsur yaitu per-, buat dan –an. Kata perbuatan mengandung suatu ide yang lain sekali dari kata perbuat atau buatan. Berarti masing-masing unsur per- dan –an dalam kedua kata tersebut juga mempunyai suatu tugas yang khusus dalam membentuk arti. Sedangkan arti unsur-unsur per- dan –an dalam perbuatan bukanlah gabungan dari kedua unsur itu, tetapi keduanya bersama-sama membentuk suatu arti yang lain. Jadi, kedua bentuk itu, yang mempunyai kesatuan arti, pada suatu saat bergabung dengan kata buat. Sebab itu dapatlah ditegaskan di sini bahwa kata perbuatan terbentuk dari dua unsur yaitu buat dan konfiks pe-an.&lt;br /&gt;Analisa semacam ini, yang dilakukan atas kata disebut analisa unsur bawahan terdekat. Dengan analisa ini kita mencari unsur-unsur yang langsung membentuk kata-kata. Menurut tata-tingkat pembentukan, setiap unsur yang baru harus selalu terdiri dari dua unsur yang lebih kecil. Tiap-tiap unsur yang langsung membentuk kata itu disebut unsur bawahan terdekat.&lt;br /&gt;1) Analisa unsur&lt;br /&gt;Dengan dasar-dasar pengertian tersebut kita menerapkan lagi analisa di atas, dengan unsur-unsur yang lebih sulit, misalnya: menerangkan. Kata dasar menerangkan adalah terang. Kini kita meneliti unsur manakah yang mula-mula bergabung dengan terang.&lt;br /&gt;1. Kata terang mula-mula bergabung dengan unsur –kan, sehingga terbentuklah kata terangkan.&lt;br /&gt;2. Tahap II yang harus kita lalui adalah fonem t mendapat proses nasalisasi (penyengauan) menjadi n.&lt;br /&gt;N (nasalisasi) + terangkan, hasilnya adalah nerangkan.&lt;br /&gt;3. Baru pada akhirnya kita menggabungkan me- dengan nerangkan sehingga terbentuklah kata menerangkan.&lt;br /&gt;2) Nasalisasi&lt;br /&gt;Nasalisasi adalah proses merubah atau memberi nasal pada fonem-fonem. setiap fonem yang dinasalkan haruslah mengambil nasal yang homorgan. Artinya nasal yang mempunyai artikulator dan titik artikulasi yang sama seperti fonem yang dinasalkan itu.&lt;br /&gt;Dalam proses nasalisasi tersebut tampak pula bahwa: b, d, g, j, tidak pernah hilang bila mengalami nasalisasi, sedangkan p, t, k, s hilang atau luluh. Hal ini terjadi karena b, d, g itu adalah konsonan bersuara, sama seperti konsonan nasal itu. Jadi tidak perlu diadakan penyesuaian lagi karena sifat fonem itu sama (bersuara). Sebaliknya, p, t, k, s adalah konsonan yang tak bersuara yang harus disesuaikan dengan fonem nasal yang bersuara. Dalam penyesuaian ini konsonan-konsonan yang tak bersuara itu mengalami peluluhan. jadi, nasalisasi harus memenuhi ketentuan-ketentuan berikut:&lt;br /&gt;1. Nasalisasi berlangsung atas dasar homogen.&lt;br /&gt;2. Dalam nasalisasi konsonan bersuara tidak luluh, konsonan tak bersuara diluluhkan.&lt;br /&gt;3. Nasalisasi hanya berlangsung pada kata-kata dasar, atau yang dianggap kata dasar.&lt;br /&gt;4. Fonem-fonem y, r, l, dan w dianggap mengalami proses nasalisasi juga tetapi nasalisasi yang zero.&lt;br /&gt;3) Kata dasar&lt;br /&gt;Kata dasar adalah bagian terkecil suatu kalimat yang tidak dapat dibagi lagi yang memiliki arti. Untuk memudahkan pengertiannya kita mengambil suatu dasar lain yang lebih sempit yaitu berdasarkan suku kata ( silaba ). Bila kita berusaha untuk memecah-mecahkan kata dasar bahasa Indonesia menjadi sukukata-sukukata, maka kta akan sampai kepada satu kesimpulan bahwa ada empat macam struktur sukukata dalam bahasa Indonesia yaitu: V, V-K, K-V , dan K-V-K . Dengan demikian kata-kata dasar dalam bahasa Indonesia dibentuk dari kemungkinan-kemungkinan gabungan dari ketiga jenis silaba itu, misalnya:&lt;br /&gt;ru - mah (K-V + K-V-K)&lt;br /&gt;ka - ta (K-V + K-V)&lt;br /&gt;a - pa (V + K-V)&lt;br /&gt;lem - but (K-V-K + K-V-K)&lt;br /&gt;na - ik (K-V + V-K)&lt;br /&gt;a - ir (V + V-K) , dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS – JENIS KATA&lt;br /&gt;Hampir semua tatabahasa sekarang mendasarkan pembagian jenis kata menurut Aristoteles. Sebenarnya Aristoteles sendiri tidak membagi kata-kata atas sepuluh jenis kata. Ia hanya meletakkan sisetmatikanya. Pembagian jenis kata mula-mula terdiri dari 8 jenis kata.&lt;br /&gt;Ketika orang-orang Eropa lainnya berusaha menyusun tata bahasa dari bahasa-bahasa mereka menurut contoh tatabahasa Yunani-Latin, maka ditambahkan lagi jenis kata baru sesuai dengan sifat bahasa mereka yaitu Kata Sandang serta Kata Seru diberi status sebagai satu jenis kata. Dengan demikian kesepuluh jenis kata itu diterima dalam semua tatabahasa yang disusun berdasarkan tatabahasa Eropa.&lt;br /&gt;Pembagian ini oleh kebanyakan orang dianggap keramat atau dianggap sebagai suatu dasar yang tak dapat dirubah lagi karena sudah mencapai titik kesempurnaan. Tetapi bila kita berpikir lebih dalam bahwa dasar pembagian itu bertolak dari kaidah-kaidah filsafat, sedangkan bahasa tidak selamanya harus diperlakukan dengan dasar-dasar filsafat, maka sudah tentu ada kelemahan-kelemahan dari pembagian di atas. Bahwa pengertian dan konsep yang diberikan kepada masing-masingnya itu mungkin masih dapat diterima, tetapi menempatkan kesepuluhnya dalam suatu klasifikasi yang disebut jenis kata agaknya sulit untuk diterima oleh ahli-ahli bahasa modern. Jadi pembagian jenis kata yaitu :&lt;br /&gt;1) Kata Benda&lt;br /&gt;Berdasarkan bentuknya, segala kata yang mengandung morfem terikat, ke-an, pe-an, -an, ke-, kita calonkan sebagai kata benda, misalnya: perumahan, perbuatan, kecantikan, pelari, jembatan, kehendak. Berdasarkan kelompok kata, segala macam kata yang dapat diterangkan atau diperluas dengan yang + kata sifat adalah kata benda. Contohnya: Tuhan, angin dapat diperluas menjadi Tuhan yang adil, angin yang kencang. Kata benda dapat dibagi menjadi dua yaitu kata benda kongkret dan abstrak. Kata benda ini bisa berupa kata dasar, bisa pula kata yang diturunkan.&lt;br /&gt;2) Kata Kerja&lt;br /&gt;Berdasarkan bentuknya, segala kata yang mengandung imbuhan me-, ter-, -kan, di-, -i kita calonkan sebagai kata kerja. Ditinjau dari kelompok kata, segala macam kata yang dapat diperluas dengan kelompok kata dengan + kata sifat adalah kata kerja. Contohnya: mendengar, buat dapat diperluas mendengar dengan cermat, buat dengan cepat. Kata kerja juga dapat menyatakan tindakan atau pengertian Yang dinamis. Melihat hubungannya dengan obyek, kata kerja dapat dibedakan menjadi kata kerja transitif, dan kata kerja instransitif. Sedangkan dilihat hubungannya. dengan subjek, kata kerja dapat dibedakan mernjadi kata kerja bentuk-bentuk tindak atau aktif, dan kata kerja bentuk tangga atau pasif.&lt;br /&gt;3) Kata Sifat&lt;br /&gt;Berdasrkan bentuknya, segala kata dalam bahasa Indonesia bisa mengambil bentuk se + reduplikasi kata dasar + nya disebut kata sifat, misalnya: teliti, tinggi, cepat dapat menjadi: seteliti-telitinya, setinggi-tingginya, secepat-cepatnya. Dari segi kelompok kata, kata sifat dapat diterangkan oleh kata-kata: paling, lebih, sekali Contohnya: besar, tingsi dapat diterangkan menjadi besar sekali, paling besar, lebih besar, tinggi sekali, paling tinggi, lebih tinggi.&lt;br /&gt;4) Kata Ganti&lt;br /&gt;Kata ganti ialah kata yang tugasnya menggantikan sebuah kata benda yang telah disebut, setidak-tidaknya yang terkenal, atau menunjukkan dan menanyakan tentang kata benda. Kata ganti dapat dibedakan menjadi:&lt;br /&gt;a) Kata ganti orang, yang meliputi :&lt;br /&gt;1. Kata ganti orang pertama tunggal.&lt;br /&gt;Misalnya: Saya sedang belajar Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;2. Kata ganti orang pertama jamak.&lt;br /&gt;Misalnya: Kami tidak akan membuat keributan lagi.&lt;br /&gt;3. Kata ganti orang kedua tunggal.&lt;br /&gt;Misalnya: Silakan Anda temui anak itu.&lt;br /&gt;4. Kata ganti orang kedua jamak.&lt;br /&gt;Misalnya: Kalian harus memperbaiki diri sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;5. Kata ganti orang ketiga tunggal.&lt;br /&gt;Misalnya: Sejak sakit, ia menjadi anak pendiam.&lt;br /&gt;6. Kata ganti orang ketiga jamak.&lt;br /&gt;Misalnya: Apakah mereka menyadari kesalahannya?&lt;br /&gt;7. Kata ganti orang pertama dan kedua.&lt;br /&gt;Misalnya: Jika demikian, ya kita tinggal berdo’a.&lt;br /&gt;b) Kata ganti empunya&lt;br /&gt;Misalnya: ku, mu, nya.&lt;br /&gt;c) Kata ganti penunjuk&lt;br /&gt;Misalnya: ini, itu, sana, sini.&lt;br /&gt;d) Kata ganti penghubung&lt;br /&gt;Misalnya: yang&lt;br /&gt;e) Kata ganti penanya&lt;br /&gt;Misalnya: bagaimana, siapa&lt;br /&gt;5) Kata Bilangan&lt;br /&gt;Kata bilangan dapat dibedakan menjadi:&lt;br /&gt;a, induk kata bilangan, seperti: satu, dua, seratus, seribu;&lt;br /&gt;b. kata bi1angar tak tentu, seperti: beberapa, segala&lt;br /&gt;c. kata bilangan kumpulan misalnya: ketiga, bertiga&lt;br /&gt;d. kata bilangan tingkat ketiga, keempat, kelima; dan&lt;br /&gt;e. kata bilangan pecahan, seperti: dua pertiga, seperdua.&lt;br /&gt;6) Kata Keterangan&lt;br /&gt;Kata keterangan atau kata tambahan ialah kata-kata yang berfungsi sebagai keterangan pada kata-kata yang bukan kata benda. Menurut artinya, jenis kata ini dapat dibedakan lagi menjadi: penunjuk waktu, penunjuk tempat, penunjuk peri keaadaan, penunjuk banyak atau taraf ketandasan, peninjuk taraf kepastian, penunjuk tekanan.&lt;br /&gt;7) Kata Sambung&lt;br /&gt;Kata sambung menghubungkan kata-kata, bagian-bagian kalimat atau kalimat-kalimat. Di samping itu, temasuk kata sambung juga, kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang berdiri pada permulaan sebuah kalimat, berguna untuk mengantar sebuah ceritera, suatu pasal, atau kalimat yang baru. Yang termasuk golongan kata sambung, misalnya: serta, apabila, agar, sebab, sedangkan, jika, dan sebagainya.&lt;br /&gt;8) Kata Depan&lt;br /&gt;Kata depan ialah kata-kata yang selalu berada di depan kata benda atau kata ganti, sedangkan hubungannya dengan kata benda dan kata ganti yang mengikutinya itu lebih erat daripda hubungan dengan kata yang di depannya, bahkan sering juga di depannya itu tidak ada sepatah kata pun. Berdasarkan artinya, kata depan dapat dibagi menjadi:&lt;br /&gt;1. kata depan pengantar tempat, seperti: ke, di, dari&lt;br /&gt;2. kata depan pengantar pihak yang akan menerima bagian, seperti: untuk, buat, bagi&lt;br /&gt;3. kata depan pergantar alat, kawan, atau lawan, ialah kata dengan&lt;br /&gt;4. kata maksud dan tujuan, seperti: akan, untuk, guna&lt;br /&gt;5. kata depan pengantar pelaku pekerjaan, ialah, oleh&lt;br /&gt;6. kata depan penatar waktu atau tempat, seperti: hingga, hampir, sampai; dan&lt;br /&gt;7. kata depan pengantar sebab, seperti: atas, demi, sebab.&lt;br /&gt;9) Kata Sandang&lt;br /&gt;Kata sandang ialah kata yang gunanya untuk menegaskan kata yang berikutnya yang disandanginya, hingga kata-kata itu mempunyai arti yang tentu, tersekat dari nada yang lain—lain. Menurut fungsinya, kata sandang dapat dibedakan menjadi: pembentuk kata benda, Yang kurap, si Cebol, Merah putih; untuk mengeraskan arti, menyekat, atau menceraikan kata benda daripada yang lain-lain, seperti: kembalikan saja kepada si pengirim, saya sendiri menjemputmu kemarin; untuk menghormati, seperti.: sang Bangsawan, sang Ibu; dan untuk menyekat atau menceraikan sesuatu dan kelornpok atau “dunianya’, seperti: sebuah kursi, seekor kambing.&lt;br /&gt;10) Kata Seru&lt;br /&gt;Kata seru ialah kata-kata yang merupakan tiruan bunyi atau seruan secara spontan sebagai pelepas perasaan. Menurut artinya, kata seru dapat dibedakan menjadi:&lt;br /&gt;1. kata seru peniru bunyi&lt;br /&gt;2. kata seru yang menyatakan rasa hati yang dapat diklasifikasikan menjadi kata seru: biasa, menyatakan rasa heran, menyatakan rasa sakit atau terancam bahaya, merasakan rasa iba atau sedih, merasakan rasa terkejut bercampur sedih, menyatakan kekecewean, nyatakan rasa kesal, menyatakan meminta perhatian, menyatakan tidak percaya, dan menyatakan persetujuan.&lt;br /&gt;IMBUHAN (AFIKS)&lt;br /&gt;Kata – kata berimbuhan ( afiks ) dapat dibagi atas kata – kata yang mengandung prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks.&lt;br /&gt;1. Prefiks ( awalan )&lt;br /&gt;a) ber-&lt;br /&gt;Fungsi Prefiks ber- antara lain:&lt;br /&gt;i) Membentuk kata kerja.&lt;br /&gt;ii) Merupakan transformasi dari kata mempunyai atau memiliki.&lt;br /&gt;Kemungkinan-kemungkinan arti yang dapat didukung oleh prefiks ber- adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Mengandung arti mempunyai atau memiliki.&lt;br /&gt;Contoh: bernama, beribu, berkaki, bermata.&lt;br /&gt;2. Mempergunakan atau memakai sesuatu yang disebut dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: berkereta, berbaju, bersepeda, berkacamata.&lt;br /&gt;3. Mengerjakan sesuatu atau mengadakan sesuatu.&lt;br /&gt;Contoh: bersawah, bertukang, bernafas.&lt;br /&gt;4. Memperoleh atau menghasilkan sesuatu.&lt;br /&gt;Contoh: bersiul, bertelur, beruntung, berhujan.&lt;br /&gt;5. Berada dalam keadaan sebagai yang disebut dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: beramai-ramai, bergegas-gegas, bermalas-malas.&lt;br /&gt;6. Bila kata dasarnya adalah kata bilangan atau kata benda yang menyatakan ukuran, maka ber- mengandung arti himpunan.&lt;br /&gt;Contoh: bersatu, berdua, bertahun-tahun, bermeter-meter.&lt;br /&gt;7. Menyatakan perbuatan yang intransitif.&lt;br /&gt;Contoh: berjalan, berkata, berdiri, berubah.&lt;br /&gt;8. Menyatakan perbuatan berbalasan atau timbal balik resiprok.&lt;br /&gt;Contoh: berkelahi, bergulat, bertinju.&lt;br /&gt;9. Menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri atau refleksif.&lt;br /&gt;Contoh: berhias, bercukur, berlindung.&lt;br /&gt;10. Bila dirangkaikan di depan sebuah kata yang berobjek maka mengandung arti mempunyai pekerjaan itu.&lt;br /&gt;Contoh: bermain mata, bermain bola, bertolak pinggang.&lt;br /&gt;b) me-&lt;br /&gt;Fungsi yang utama dari prefiks me- adalah membentuk kata kerja, baik transitif maupun intransitif. Bidang arti yang dapat didukung oleh prefiks me- dapat ditinjau dari dua segi berdasarkan fungsi me- itu, sebagai pembentuk kata kerja transitif atau intransitif:&lt;br /&gt;a) Intransitif&lt;br /&gt;1. Mengerjakan sesuatu perbuatan atau gerakan.&lt;br /&gt;Contoh: menari, menyanyi, melompat.&lt;br /&gt;2. Menghasilkan atau membuatu sesuatu hal.&lt;br /&gt;Contoh: menguak, menyalak, meringkik.&lt;br /&gt;3. Bila kata dasarnya menyatakan tempat, maka kata yang mengandung me- itu berarti menuju ke arah.&lt;br /&gt;Contoh: menepi, meyisir, melaut, mendarat.&lt;br /&gt;4. Prefiks me- dapat juga diartikan dengan berbuat seperti, berlaku seperti atau menjadi seperti.&lt;br /&gt;Contoh: merajalela, membatu, menyemak, menghutan.&lt;br /&gt;5. Bila kata dasarnya kata sifat atau kata bilangan maka me- mengandung arti menjadi.&lt;br /&gt;Contoh: meninggi, merendah, memutih, mendua.&lt;br /&gt;6. Suatu variasi lain dari me- + kata bilangan adalah membuat untuk kesekian kalinya, terutama dalam beberapa ungkapan.&lt;br /&gt;Contoh: menujuh hari, meniga hari.&lt;br /&gt;b) Transitif&lt;br /&gt;1. Melakukan suatu perbuatan.&lt;br /&gt;Contoh: menulis, menikam, menyiksa, membuang, menangkap.&lt;br /&gt;2. Mempergunakan atau bekerja dengan apa yang terkandung dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: menyabit, menyapu, memarang.&lt;br /&gt;3. Membuat atau menghasilkan apa yang disebut dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: menyambal, menggulai.&lt;br /&gt;c) pe-&lt;br /&gt;Fungsi dari prefiks pe- adalah membentuk kata benda. Arti yang mungkin didukung oleh prefiks pe- adalah:&lt;br /&gt;1. Menyatakan orang yang mengerjakan sesuatu (persona agentis).&lt;br /&gt;Contoh: pelempar, pembuat, pembaca, pengawal.&lt;br /&gt;2. Menyatakan alat.&lt;br /&gt;Contoh: penggali, penglihat, perasa.&lt;br /&gt;3. Menyatakan sesuatu yang di- .&lt;br /&gt;Contoh: petunjuk, penampung, pesuruh, petaruh.&lt;br /&gt;4. Menyatakan orang yang biasa bekerja di suatu tempat.&lt;br /&gt;Contoh: pelaut, pedagang.&lt;br /&gt;5. Menyatakan sesuatu atau seseorang yang mempunyai sifat itu.&lt;br /&gt;Contoh: pemarah, pemalas.&lt;br /&gt;6. Orang yang gemar membuat sesuatu.&lt;br /&gt;Contoh: pencandu, penjudi, pemakan.&lt;br /&gt;d) per-&lt;br /&gt;Prefiks per - berfungsi untuk membentuk kata kerja. Arti yang didukung per- dalam pembentukan kata kerja pada umumnya mengandung arti kausatif, yaitu menyebabkan terjadinya atau adanya sesuatu. Arti kausatif ini dapat diperinci lagi dengan:&lt;br /&gt;1. Menjadikan, membuat sesuatu jadi.&lt;br /&gt;Contoh: perbudak, perhamba, perdewa.&lt;br /&gt;2. Memanggil atau menganggap sebagai.&lt;br /&gt;Contoh: pertuan, peradik.&lt;br /&gt;3.Bila kata dasarnya kata bilangan maka arti yang didukukng adalah membagi, membuat jadi .&lt;br /&gt;Contoh: perdua, perlima, persepuluh.&lt;br /&gt;4. Bila kata dasarnya kata keadaan maka berarti membuat lebih .&lt;br /&gt;Contoh: pertinggi, perburuk, perbesar, perhebat.&lt;br /&gt;6. Arti lain yang dikandung oleh per- adalah menyatakan intensitas.&lt;br /&gt;Contoh: perturut, pertimba.&lt;br /&gt;e) di-&lt;br /&gt;Prefiks ini mempunyai pertalian yang sangat erat dengan prefiks "me-." Prefiks "me-" menunjukkan tindakan aktif sedangkan prefiks "di-" menunjukkan tindakan pasif, di mana tindakan atau obyek tindakan adalah fokus utama dalam kalimat itu, dan bukan pelaku. Sekitar satu dari tiap 40 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f) ke-&lt;br /&gt;Karena fungsi prefiks ke- ini lebih dari satu, dan sejajar pula dengan arti yang didukungnya, maka fungsi dan arti di sini dibicarakan bersama-sama:&lt;br /&gt;1. Untuk membentuk kata bilangan tingkat, yaitu tempat keberapa suatu barang atau hal berada.&lt;br /&gt;Contoh: anak keempat, buku kelima.&lt;br /&gt;2. Untuk membentuk kata bilangan kumpulan.&lt;br /&gt;Contoh: keempat anak itu, kelima buku tersebut.&lt;br /&gt;3. Untuk membentuk kata benda, dan mengandung yang di- .&lt;br /&gt;Contoh: ketua, kehendak, kekasih.&lt;br /&gt;g) ter-&lt;br /&gt;Prefiks ter- mempunyai dua fungsi:&lt;br /&gt;1. Menyatakan aspek.&lt;br /&gt;2. Membentuk atau menyatakan perbandingan.&lt;br /&gt;Arti yang dapat didukung oleh prefiks ter- dapat disusun sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menyatakan aspek perspektif atau suatu perbuatan yang telah selesai dikerjakan.&lt;br /&gt;Contoh: terikat, terhunus.&lt;br /&gt;2. Menyatakan aspek kontinuatif atau suatu perbuatan yang berlangsung terus.&lt;br /&gt;Contoh: lampu itu terpasang sampai pagi.&lt;br /&gt;3. Menyatakan aspek spontanitas atau suatu perbuatan yang berlangsung dengan serta-merta atau tidak disengaja.&lt;br /&gt;Contoh: terperosok, teringat, terkejut, tertegun.&lt;br /&gt;4. Menyatakan kesanggupan, dan dalam hal ini dapat diartikan dengan dapat di-.&lt;br /&gt;Contoh: peti itu tidak terangkat oleh kami.&lt;br /&gt;5. Bila kata dasarnya mengalami reduplikasi, maka ter- dapat mengandung arti intensitas, kesangatan, atau perulangan suatu peristiwa (aspek repetitif).&lt;br /&gt;Contoh: Ia berjalan tergesa-gesa.&lt;br /&gt;Anak itu tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;6. Menyatakan tingkat yang paling tinggi atau tertinggi dalam suatutingkat perbandingan.&lt;br /&gt;Contoh: terbesar, tertinggi, terhina, termurah.&lt;br /&gt;h) se-&lt;br /&gt;Awalan se- berasal dari sa yang berarti satu, tetapi karena tekanan struktur kata, vokal a dilemahkan menjadi e. Bentuk awalan se- tidak mengalami perubahan atau variasi bentuk. Arti awalan se- adalah:&lt;br /&gt;1. Menyatakan arti satu.&lt;br /&gt;Contoh: seorang, sebuah, sebiji, sekota, segenap.&lt;br /&gt;2. Menyatakan arti bersama-sama.&lt;br /&gt;Contoh: serumah, sekelas, sekota.&lt;br /&gt;3. Menyatakan satu waktu (aspek simultatif).&lt;br /&gt;Contoh: setibanya, seperginya, sedatangnya.&lt;br /&gt;4. Menyatakan sama dengan atau menyerupai.&lt;br /&gt;Contoh: Ombak itu setinggi gunung.&lt;br /&gt;Anak itu sepandai kakaknya.&lt;br /&gt;5. Menyatakan sebanyak atau seberapa .&lt;br /&gt;Contoh: Ambillah barang itu semaumu .&lt;br /&gt;Setahuku, ia tidak terlibat dalam masalah itu.&lt;br /&gt;6. Bila prefiks se- diikuti reduplikasi kata sifat, maka prefiks se- itu mengandung arti paling .&lt;br /&gt;Contoh: setinggi-tingginya, sepandai-pandainya, serajin-rajinnya, secepat-cepatnya&lt;br /&gt;2. Sufiks ( akhiran )&lt;br /&gt;a) –an&lt;br /&gt;Sufiks –an pertama-tama berfungsi untk membentuk kata benda. Karena pengaruh beberapa bahasa daerah atau dialek maka di sana-sini terdapat pula sufiks –an yang berfungsi membentuk kata sifat, namun bentuk ini belum terlalu produktif. Kata-kata yang mengandung sufiks –an, dapat mendukung salah satu arti berikut:&lt;br /&gt;1. Tempat&lt;br /&gt;Contoh: pangkalan, pegangan, tumpuan, hadapan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Perkakas atau alat&lt;br /&gt;Contoh: ayunan, kurungan, timbangan, pikulan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. Hal atau cara&lt;br /&gt;Contoh: Didikan: dapat berarti hal mendidik atau cara mendidik.&lt;br /&gt;Balasan: hal membalas atau cara membalas.&lt;br /&gt;4. Akibat atau hasil perbuatan&lt;br /&gt;Contoh: buatan, hukuman, balasan, karangan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;5. Sesuatu yang di... atau sesuatu yang telah... seperti yang telah disebut dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: larangan, catatan, tumbuhan, makanan, pantangan, pakaian, karangan.&lt;br /&gt;6. Seluruh atau himpunan&lt;br /&gt;Contoh: lautan, sayuran, daratan, kotoran, dan lain-lain.&lt;br /&gt;7. Menyerupai atau tiruan dari&lt;br /&gt;Contoh: anak-anakan, kuda-kudaan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;8. Tiap-tiap&lt;br /&gt;Contoh: harian, bulanan, mingguan, tahunan, lusinan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;9. Sesuatu yang mempunyai sifat sebagai yang diesbut pada kata dasar&lt;br /&gt;Contoh: manisan, asinan, kuningan, lapangan.&lt;br /&gt;10. Menyatakan indensitas baik mengenai kuantitas maupun mengenai kualitas.&lt;br /&gt;Contoh: Mengenai kualitas: besaran, kecilan, tinggian.&lt;br /&gt;Mengenai kuantitas: buah-buahan, sayur-sayuran, tumbuh- tumbuhan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;b) –i&lt;br /&gt;Sufiks –I berfungsi untuk membentuk kata kerja. Tafsiran arti yang diturunkan dari kata-kata yang berakhiran –i adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menyatakan bahwa objek dari kata-kerja itu menunjukkan suatu tempat atau arah berlangsungnya peristiwa tersebut ( lokatif ). Karena objeknya itu menjadi tempat berlangsungnya suatu peristiwa, maka akibatnya objek itu tidak bergerak, berada dalam keadaan diam.&lt;br /&gt;Contoh: Kami menanyai mereka&lt;br /&gt;Saya mengelilingi kota.&lt;br /&gt;2. Kadang-kadang arti lokatif itu mendapat arti jhusus, yaitu memberi kepada atau menyebabkan sesuatu jadi.&lt;br /&gt;Contoh: Menghargai jasa orang.&lt;br /&gt;Menyakiti hatinya.&lt;br /&gt;Menghormati orang tua.&lt;br /&gt;3. Menyatakan intensitas, atau pekerjaan itu dilangsungkan berulang-ulang (frekuentatif), atau pelakunya lebih dari satu orang.&lt;br /&gt;Contoh: Tentara itu menembaki benteng musuh.&lt;br /&gt;Anak-anak itu melempari anjing itu.&lt;br /&gt;c) -kan&lt;br /&gt;Sufiks – kan berfungsi untuk membentuk kata kerja. Macam-macam bidang arti yang dapat didukung oleh sufiks – kan adalah:&lt;br /&gt;a. Menyatakan kausatif. Pengertian kaudatif berarti membuat, menyebabkan sesuatu atau menjadikan sesuatu.&lt;br /&gt;Contoh: menerbangkan, melemparkan, menyeberangkan, mengemukakan, menyakitkan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;b. Suatu variasi dari arti kausatif adalah menggunakan sebagai alat, atau membuat dengan.&lt;br /&gt;Contoh: menikamkan tombak, memukulkan tongkat.&lt;br /&gt;c. Menyatakan beneaktif, atau membuat untuk orang lain.&lt;br /&gt;Contoh: membelikan, meminjamkan&lt;br /&gt;d. Ada pula sufiks – kan yang sebenarnya merupakan ringkasan dari kata tugas akan.&lt;br /&gt;Contoh: mengharapkan = mengharap akan&lt;br /&gt;sadarkan = sadar akan&lt;br /&gt;Baik sufiks – kan maupun sufiks –i mempunyai fungsi yang sama yaitu membentuk kata kerja. Tetapi kedua akhiran itu mengandung suatu perbedaan terutama dalam hubungan dengan objeknya. Hubungan antara kata kerja yang berakhiran –i¬ dengan objeknya adalah objek berada dalam keadaan diam, menjadi tempat berlangsungnya perbuatan itu. Sedangkan untuk sufiks – kan¬, objeknya berada dalam keadaan bergerak.&lt;br /&gt;Contoh: Perhimpunan itu mendatangkan sebuah regu sepak bola.&lt;br /&gt;Kami sendiri mendatangi tempat itu.&lt;br /&gt;Walaupun begitu kadang-kadang tidak terasa lagi perbedaan antara kedua akhiran itu.&lt;br /&gt;d) -nya&lt;br /&gt;Akhiran –nya mempunyai fungsi sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Untuk mengadakan transposisi atau suatu jenis kata lain menjadi kata benda.&lt;br /&gt;Contoh: baik buruk nya, merajalela nya, timbul tenggelam nya.&lt;br /&gt;b. Menjelaskan atau menekankan kata yang berasa di depannya.&lt;br /&gt;Contoh: Tamunya belum datang.&lt;br /&gt;Ambilah obatnya dan minumlah.&lt;br /&gt;Di rumah itu ada hantunya.&lt;br /&gt;c. Menjelaskan situasi.&lt;br /&gt;Contoh: Ia belajar dengan rajinnya.&lt;br /&gt;Angin bertiup dengan kencangnya.&lt;br /&gt;Ia menyanyi dengan merdunya.&lt;br /&gt;d. Di samping itu ada beberapa kata tugas dibentuk dengan mempergunakan akhiran –nya.&lt;br /&gt;Contoh: agaknya, rupanya, sesungguhnya, sebenarnya, dan lain-lain.&lt;br /&gt;e) –man, -wan, -wati&lt;br /&gt;Ketiga macam sufiks ini berasal dari bahasa Sansekerta. Dalam bahasa Sansekerta bentuk sufiks –man dan –wan dipakai untuk menunjukkan jenis jantan, sedangkan bentuk betina untuk masing-masing bentuk adalah –mati dan –wati. Tetapi dalam bahasa Indonesaia sufiks –mati menimbulkan nilai rasa yang lain sekali, yaitu diasosiakan dengan kata mati sebagai lawan kata hidup. Oleh sebab itu bentuk tersebut tidak diterima. Untuk menyatakan bentuk betina yang sejajar dengan –man dipergunakan bentuk –wati, yaitu bentuk betina dari –wan. Arti ketiga sufiks ini adalah yang mempunyai.&lt;br /&gt;Contoh: seniman cendekiawan seniwati&lt;br /&gt;budiman karyawan wartawan&lt;br /&gt;sukarelawan gerilyawan negarawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Konfiks&lt;br /&gt;a) Per – an&lt;br /&gt;Fungsi per-an adalah untuk membentuk kata benda. Arti yang mungkin didukung oleh konfiks per-an adalah:&lt;br /&gt;a. Menyatakan tempat.&lt;br /&gt;Contoh: perhentian, pelabuhan, persembunyian, pengadilan, perapian, percetakan.&lt;br /&gt;b. Menyatakan hasil perbuatan.&lt;br /&gt;Contoh: permainan, penyerahan, pertanyaan, pelantikan, pertahanan, perhitungan.&lt;br /&gt;c. Menyatakan peristiwa itu sendiri atau hal perbuatan.&lt;br /&gt;Contoh: pengajaran, pencaharian, pendidikan, peraturan.&lt;br /&gt;b) Ke – an&lt;br /&gt;Pada umumnya konfiks ke-an berfungsi untuk membentuk kata benda. Arti yang mungkin didukung oleh konfiks ke-an adalah:&lt;br /&gt;a. Menyatakan tempat atau daerah.&lt;br /&gt;Contoh: kedutaan, kesultanan, kementerian, keinderaan.&lt;br /&gt;b. Menyatakan sesuatu hal atau peristiwa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;Contoh: kenyataan, kebersihan, ketuhanan, kewajiban, keindahan.&lt;br /&gt;c. Kena atau menderita sesuatu hal.&lt;br /&gt;Contoh: kehujanan, kepanasan, kesiangan, kekurangan.&lt;br /&gt;d. Suatu perbuatan yang dilakukan tanpa sengaja.&lt;br /&gt;Contoh: kelupaan, ketiduran, keguguran.&lt;br /&gt;e. Menyatakan terlalu.&lt;br /&gt;Contoh: kebesaran, ketinggian, kepahitan.&lt;br /&gt;f. Mengandung sedikit sifat seperti yang disebut dalam kata dasar.&lt;br /&gt;Contoh: kekanak-kanakan, kemerah-merahan, keputih-putihan.&lt;br /&gt;4. Infiks&lt;br /&gt;Infiks adalah semacam morfem terikat yang disispkan pada sebuah kata antara konsonan pertama dan vokal pertama. Jenis morfem ini sekarang tidak produktif lagi; pemakaiannya terbatas pada beberapa kata saja. Infiks yang ada dalam bahasa Indonesia hanyalah: -el, -er, dan –em. Fungsi infiks adalah membentuk kata-kata baru, dan biasanya tidak berbeda jenis kata dengan kata dasarnya. Infiks memiliki beberapa arti antara lain :&lt;br /&gt;a. Banyak dan bermacam-macam.&lt;br /&gt;Contoh: tali &gt; temali, gigi &gt; gerigi&lt;br /&gt;b. Menyatakan intensitas dan frekuensi.&lt;br /&gt;Contoh: getar &gt; gemetar, guruh &gt; gemuruh&lt;br /&gt;c. Mempunyai sifat atau memiliki hal yang disebut dalam kata dasar; dapat pula berarti yang melakukan.&lt;br /&gt;Contoh: gembung &gt; gelembung, tunjuk &gt; telunjuk, turun &gt; temurun, gilang &gt; gemilang&lt;br /&gt;GABUNGAN IMBUHAN&lt;br /&gt;Gabungan imbuhan adalah pemakaian beberapa imbuhan sekaligus pada suatu kata dasar, yang masing-masing mempertahankan arti dan fungsinya. Imbuhan-imbuhan yang biasa dipakai bersama-sama adalah: me-kan, mem-per-kan, di-per-kan, ter-kan, ber-kan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;1) me-kan, di-kan, mem-per-kan, di-per-kan&lt;br /&gt;Fungsi dari pada gabungan itu dapat ditinjau dengan memperhatikan fungsi tiap-tiap bentuk. Karena semua bentuk itu berfungsi untuk membentuk kata kerja maka gabungan itu juga berfungsi membentuk kata kerja. Gabungan imbuhan ini memiliki arti antara lain :&lt;br /&gt;a. Mengandung arti kausatif atau menyebabkan terjadinya suatu proses.&lt;br /&gt;Contoh: memperbesarkan, meninggikan.&lt;br /&gt;b. Menjadikan sebagai atau menganggap sebagai.&lt;br /&gt;Contoh: memperhambakan, memperbudakkan.&lt;br /&gt;c. Mengandung arti intensitas, mengeraskan arti yang disebut dalam kata dasar dan dapat berarti menyuruh.&lt;br /&gt;Contoh: memperdengarkan, memperebutkan, mempertahankan.&lt;br /&gt;2) mem-per-I, di-per-i&lt;br /&gt;Gabungan imbuhan ini berfungsi untuk membentuk kata kerja. Gabungan imbuhan ini mempunyai arti sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Mengandung arti kausatif yaitu menyebabkan terjadinya suatu proses yang terkandung dalam kata dasar. Kausatif ini sebenarnya dinyatakan oleh per-.&lt;br /&gt;Contoh: memperbaiki, memperbaharui.&lt;br /&gt;b. Menyatakan intensitas.&lt;br /&gt;Contoh: mempelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) ber-kan&lt;br /&gt;Gabungan imbuhan ini berfungsi untuk membentuk kata kerja. Gabungan Imbuhan ini memiliki arti diantara lain :&lt;br /&gt;a. Penguat dan dapat berarti memakai sebagai.&lt;br /&gt;Contoh: berdasarkan, bersenjatakan, beribukan, berbataskan.&lt;br /&gt;b. Keringkasan dari akan.&lt;br /&gt;Contoh: berharapkan, bermimpikan.&lt;br /&gt;c. Ada pula yang dipakai hanya sekedar sebagai pemanis.&lt;br /&gt;Contoh: bertaburkan, bersuntingkan.&lt;br /&gt;4) ber-an&lt;br /&gt;Gabungan imbuhan ini berfungsi untuk membentuk kata kerja. Gabungan imbuhan ini memiliki arti sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Mengandung arti saling, terutama bila kata itu diulang.&lt;br /&gt;Contoh: berkenalan, bersalaman, berkirim-kiriman.&lt;br /&gt;b. Perbuatan terjadi berulang-ulang, atau tetap berlangsung atau pelakunya banyak.&lt;br /&gt;Contoh: berhamburan, berkeliaran, becucuran, berebutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morfologi adalah ilmu yang memplajari tentang bentuk kata. Morfologi memiliki bagian – bagian diantara alomorf dan morfem. Alomorf adalah variasi bentuk morfem yang disebabkan oloh pangaruh lingkungan, sedangkan morfem adalah kesatuan yang ikut serta dalam pembentukan kata yang dapat dibedakan artinya .&lt;br /&gt;Kata menggunakan bagian terkecil dari suatu kalimat yang tidak dapat di bagi lagi dan memiliki arah tersendiri. Kata dibagi menjadi 10 jenis yaitu kata benda, kata kerja, kta sifat, kata ganti, kata bilangan, kata keterangan, kta sambung, kata depan, kata sandang, dan kata seru. Masing – masing kata tersebut memiliki bentuk dan arti yang berbeda dalam pemakaiannya.&lt;br /&gt;Imbuhan mempelajari tentang awalan, akhiran,dan sisipan pada kata sehingga menghasilkan kata baru dan arti yang baru. Imbuhan dapat dibagi memjadi 4 yaitu prefiks (awalan), sufiks (akhiran), konfliks (awalan + akhiran) dan infiks (sisipan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keraf, geros. 1979. Tata Bahasa Indonesia. Jakarta : Nusa Indah&lt;br /&gt;www.wikipedia.co.id&lt;br /&gt;http://pbsindonesia.fkip-uninus.org&lt;br /&gt;http://endonesa.wordpress.com&lt;br /&gt;http://bcrec.undip.ac.id&lt;br /&gt;www.tata bahasa.com&lt;br /&gt;www.google.co.id&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-2453164610792691571?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/2453164610792691571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=2453164610792691571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/2453164610792691571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/2453164610792691571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2010/10/gemilang-gabungan-imbuhan-gabungan.html' title=''/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-7141196081657233889</id><published>2009-01-12T17:28:00.002-08:00</published><updated>2009-01-12T17:59:16.282-08:00</updated><title type='text'>PENGENALAN DOMAIN</title><content type='html'>Domain Name System adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan alamat IP ke FQDN.Setiap komputer untuk mengakses alamat situs tertentu diberi nomor yang unik. nomer inilah yang diakses oleh protokol dalam pencarian komputer.Karena nomor-nomornya terlalu banyak maka untuk mempermudah pengaksesan diberikan domain.&lt;br /&gt;Biasanya nama domain lebih mudah diingat dengan huruf daripada dengan angka.misalnya alamat IPnya 167.292.345.67 dan memiliki FQDN"nic.dony.com" &lt;br /&gt;Level atau tingktan pada domain :&lt;br /&gt;1.TOP LEVEL DOMAIN&lt;br /&gt;Domain tingkat atas dibagi menjadi 3 yaitu generic domain, country domain,dan domain arpa.Pmbagiannya sbagai berikut :&lt;br /&gt;Generic domain&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;com(situs komersial)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;net(penyedia jaringan internet)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;org(organisasi)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;edu(pendidikan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;gov(pmerintahan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Country domain&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;id(indonesia)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;sg(singapura)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;ca(canada)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.SECOND LEVEL DOMAIN&lt;br /&gt;contoh secon domain adalah Liakk.com, catcha .com, dll. Untuk Indonesia contohnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;OL&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;co.id(perusahaan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;or.id(organisasi)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;ac.id(academi)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;sch.id (sekolah)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.THIRD LEVEL DOMAIN&lt;br /&gt;&lt;OL&gt;&lt;br /&gt;&lt;LI&gt;indosat.net.in&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;kompas.co.id&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-7141196081657233889?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/7141196081657233889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=7141196081657233889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7141196081657233889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7141196081657233889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2009/01/pengenalan-domain.html' title='PENGENALAN DOMAIN'/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-8108070937722927412</id><published>2008-11-10T17:50:00.001-08:00</published><updated>2008-11-13T22:24:30.319-08:00</updated><title type='text'>Creating an HTML Page</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-8108070937722927412?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/8108070937722927412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=8108070937722927412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/8108070937722927412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/8108070937722927412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/11/creating-html-page.html' title='Creating an HTML Page'/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-3471030727404239656</id><published>2008-10-26T23:07:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T22:23:37.221-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>HTML&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Html adalah singkatan dari Hyper Text Markup Language. Html merupakan halaman yang berada pada situs Internet aatau Web. Jadi, suatu situs terdiri dari beberapa html. Semakin menarik webnya semakin banyak yang akan mengunjunginya.&lt;br /&gt;Sesungguhnya, html merupakan sekumpulan kode-kode yang ditampilkan dalam format tag untuk ditampilkan dalam halaman web. Biasanya pembuatan html memakai editor notepad atau Ms Frontpage.&lt;br /&gt;Contoh membuat dukumen HTML :&lt;br /&gt;1. Klik start, Program, Accessoris, Notepad&lt;br /&gt;2. Simpan dengan format (.html)&lt;br /&gt;4. Link Relatif A href = pidah dari satu bagian ke bagian lain.&lt;br /&gt;Untuk menampilkan, aktifkan internet explorer atau Mozzila Firefox&lt;br /&gt;Elemen - Elemen Html&lt;br /&gt;Sebelum membuatnya kita harus mengetahui langkah-langkah membuat HTML. Dan kita juga harus tahu apa saja elemen-elemen dari HTML. Pembuata HTML tidak memperhatikan huruf capital atau kecil.&lt;br /&gt;Head&lt;br /&gt;Tag head berfunsi untuk mendeskripsikan header atau keterangan keterangan yang ada di dalamnya. Seperti :&lt;br /&gt;1. Tag &amp;lt;title&amp;gt;&amp;lt;/title&amp;gt;;memberi judul suatu homepage.&lt;br /&gt;2. Tag &amp;lt;BASE&amp;gt;&amp;lt;/BASE&amp;gt;, lokasi URL lenkap.&lt;br /&gt;3. Tag&amp;lt;LINK&amp;gt;&amp;lt;/LINK&amp;gt;,hubungan antar dokumen.&lt;br /&gt;4. Tag &amp;lt;META&amp;gt;&amp;lt;/META&amp;gt;,Informasi dokumen&lt;br /&gt;Body&lt;br /&gt;Tempat mengisi teks yang akan ditampilkan.&lt;br /&gt;1. Background, Latar belakang&lt;br /&gt;2. Bgcolor, warna latar belakang&lt;br /&gt;3. Bgproperties, nilai property&lt;br /&gt;4. Leftmargin, batas kiri&lt;br /&gt;5. Topmargin, batas atas&lt;br /&gt;6. Text, warna teks&lt;br /&gt;7. Link, warna link yang belum dikunjungi&lt;br /&gt;8. Alink, Warna link aktif&lt;br /&gt;. Vlink, Warna link yang sudah dikunjungi&lt;br /&gt;Tag yang sering digunakan pada body antara lain:&lt;br /&gt;1. &amp;lt;h1&amp;gt;sampai &amp;lt;h6&amp;gt;, ukuran huruf.&lt;br /&gt;2. &amp;lt;P&amp;gt;, tag paragraph&lt;br /&gt;3. &amp;lt;hr&amp;gt;, garis horizontal&lt;br /&gt;4. &amp;lt;b&amp;gt;, tebal&lt;br /&gt;5. &amp;lt;u&amp;gt;, garis bawah&lt;br /&gt;6. &amp;lt;i&amp;gt;, huruf miring&lt;br /&gt;7. &amp;lt;img&amp;gt;, gambar&lt;br /&gt;8. dll.&lt;br /&gt;Link&lt;br /&gt;Menhubungkan halaman satu dengan halaman yang lainnya.&lt;br /&gt;1. Link Relatif &amp;lt;A href = &amp;gt;, pidah halaman satu ke halaman yang lain di computer yang sama.&lt;br /&gt;2. Link Absolut &amp;lt;A href =&amp;gt;, pidah halaman satu ke halaman yang lain dalam internet&lt;br /&gt;Gambar sebagai link, pindah weg menggunakan gambar.&lt;br /&gt; Tabel&lt;br /&gt;4. Tag &amp;lt;TABLE&amp;gt;, mendefinisikan sebuah tabel&lt;br /&gt;5. Tag &amp;lt;TR&amp;gt;, Mendefinisikan baris tabel.&lt;br /&gt;6. Tag&amp;lt;TD&amp;gt;, mendefinisikan kolom tabel.&lt;br /&gt;7. Tag &amp;lt;HT&amp;gt;, Mendefinisikan judul pada baris atau kolom.&lt;br /&gt;8. Form&lt;br /&gt;Digunakan membat buku tamu bagi pengunjung yang masuk ke situs poling atau sejenisnya.&lt;br /&gt;1. Tag &amp;lt;FORM&amp;gt;, mendefinisikan FORM dengan dua atribut. Yaitu METHOD dan ACTION.&lt;br /&gt;2. Tag &amp;lt;TEXTAREA&amp;gt;, membuat kotak isian teks dan diikuti oleh atribut NAME, ROWS, COLS.&lt;br /&gt;3. Tag &amp;lt;INPUT&amp;gt;, meminta masukan dari penggunadengan atribut NAME, SIZE, MAXLENGTH, VALUE, CHECKED, TYPE.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-3471030727404239656?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/3471030727404239656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=3471030727404239656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/3471030727404239656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/3471030727404239656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/10/angle-brackets-need-to-be-encoded.html' title=''/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-1612492138266119161</id><published>2008-10-20T18:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T18:56:41.899-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nashvillescholars.net/sitebuildercontent/sitebuilderpictures/arthur-conan-doyle-sherlock-holmes.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.nashvillescholars.net/sitebuildercontent/sitebuilderpictures/arthur-conan-doyle-sherlock-holmes.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Rahasia Raja &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Judul novel&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;: Sherlock Holmes edisi A Scandal in &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Penulis&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;: Sir Arthur Conan Doyle&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Penerjemah&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;: Deta Ariani dan Isti Pratiwi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Penerbit&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;: Narasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Tahum terbit&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: Tahun 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Jumlah halaman&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: 108 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Cetakan &lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;: Cetakan pertama, 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Harga&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;: Rp 15.000,00&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Zaman sekarang ini boleh dikatakan semua orang pasti mengetahui atau pernah membaca novel yang berjudul Sherlock Holmes. Sherlock Holmes adalah sebuah novel yang ditulis oleh penulis yang terkenal Sir Arthur Conan Doyle. Hampir semua novel Sherlock Holmes ini menceritakan seorang detektiv yang pintar dan cerdik dalam memecahkan masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pada novel Sherlock Holmes edisi Skandal &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; ini menceritaka seorang seorang pria tinggi yang bertopeng mengunjungi &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;Holmes di Baker Street&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt;. Pria tersebut berasal dari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Dengan kepintaran Holmes ia dapat menebak bahwa pria itu merupakan raja yang berasal dari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Raja mencari Holmes untuk meminta bantuan kepada Holmes untuk mengambil foto yang disimpan oleh seorang wanita yang bernama Irene Adler. Pada foto itu terdapat gambar mereka berdua saat masih pacaran. Raja ingin mendapatkan foto itu, karena raja akan segera menikah dan takutnya Irene Adler akan mengagalkan pernikahan raja dengan memperlihatkan foto kepada keluarga calon istri raja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Saat melakukan penyelidikan holmes menyamar menjadi kusir kereta kuda. Saat melakukan penyelidikan Holmes banyak menemukan keanehan. Salah satu keanehannya adalah Irene Adler menikah secara mendadak dengan seorang pengacara yang bernama Godfrey Norton. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Holmes dapat mengetahui tempat foto itu disimpan dengan melakukan skenario kebakaran yang dibantu oleh Watson, Sahabat Holmes. Saat Holmes berada di depan rumah Irene Adler, Holmes menyewa beberapa pria untuk melakukan skenario tersebut. Pria-pria itu berpura-pura untuk memukul Holmes agar ia dapat masuk ke rumah Irene Adler. Akibat terluka karena dipukul oleh pria-pria tersebut Holmes pun dapat masuk ke dalam rumah Irene Adler. Saat Holmes berada di dalam rumah Irene Adler, Holmes memulai skenarionya yang kedua. Skenario yang kedua adalah berpura-pura kalau rumah Irene Adler akan terjdi kebakaran. Dari luar Watson berteriak dan mengatakan,”Kebakaran …… kebakaran ……… kebakaran.” Saat mendengar teriakan kebakaran tersebut Irene Adler langsung menuju sebuah lukisan yang berada di dalam ruang tamunya. Dari kejadian tersebut Holmes dapat mengetahui tempat foto tersebut. Karena biasanya apabila ada kebakaran orang-orang pasti akan menyelamatkan barang-barang berharganya. Saat mendengar kebakaran Irene Adler Langsung menuju sebuah lukisan yang berada di dalam ruang tamu dan dari sanalah Holmes mengetahui tempat foto itu disimpan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;Keesokan harinya Holmes dengan raja &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bohemia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pergi ke rumah Irene Adler yang berada Briony Lodge untuk mengambil foto tersebut dari Irene Adler. Sesampainya disana Holmes sudah disambut oleh seorang wanita tua. Wanita tua itu mengatakan bahwa Irene Adler dengan suaminya Godfrey Norton telah pergi ke Prancis tadi pagi. Holmes langsung menuju ruang tamu untuk mencari foto tersebut. Karena Holmes takut kalau foto tersebut dibawa oleh Irene Adler. Dan ternyata foto itu memang dibawa oleh Irene Adler dan ia hanya meninggalkan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dibelakang lukisan itu. Isi suratnya mengatakan bahwa dia mengetahui kalau Holmes sedang menyelidikinya dan ingin mendapatkan foto tersebut. Ia juga mengatakan bahwa tidak akan menggagalkan pernikahan raja dan foto tersebut akan ia simpan. Dan sampai saat itu hanya ada seorang yang dapat mengalahkan Holmes yaitu Irene Adler.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Novel Sherlock Holmes ini memiliki banyak keunggulan diantaranya ceritanya yang menarik seolah- olah kita menjadi tokoh dalam novel tersebut sehingga kita tidak pernah bosan untuk membacanya. Selain memiliki keunggulan novel ini juga memiliki kelemahan-kelemahan. Diantaranya tidak terdapat kata pengantar dan biografi tentang penulis. Sehingga kita sulit untuk mengenal penulis lebih jauh. Selain kelemahan tersebut terdapat juga kelemahan pada percetakan novelnya. Percetakan novel ini tidak rapi dan kurang berkualitas sehingga novel ini jadi cepat rusak. Tinjauan bahasa yang digunakan pada novel ini sangat baik dan tidak ada kata-kata atau kalimat yang sulit dimengerti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Novel ini menceritakan tentang seorang detektiv yang pintar dan cerdik dalam memecahkan mesalah. Novel ini dapat dibaca oleh semua orang dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai orang tuapun dapat membacanya. Sehingga novel ini tidak bahaya apabila dibaca oleh anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:red;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-1612492138266119161?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/1612492138266119161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=1612492138266119161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/1612492138266119161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/1612492138266119161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/10/rahasia-raja-bohemia-judul-novel.html' title=''/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-7676560628888974718</id><published>2008-10-20T18:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T18:19:51.941-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="post-footer"&gt; &lt;div class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn"&gt;valkyrie&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://yosia92.blogspot.com/2008/10/cara-menggunakan-search-engine.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2008-10-12T23:45:00-07:00"&gt;23:45&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="comment.g?blogID=3285714251197205150&amp;amp;postID=280591479694387372" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-1965433943"&gt; &lt;a href="post-edit.g?blogID=3285714251197205150&amp;amp;postID=280591479694387372" title="Edit Entri"&gt; &lt;img alt="" class="icon-action" src="img/icon18_edit_allbkg.gif" height="18" width="18" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;h2 class="date-header"&gt;Kamis, 2008 September 04&lt;/h2&gt; &lt;div class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="8548259799092643418"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://yosia92.blogspot.com/2008/09/1-mbps.html"&gt;Sejarah Wireless LAN&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate &gt;1 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentang Wireless LAN&lt;br /&gt;Jaringan Wireless LAN ( Jaringan lokal tanpa kabel )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita telah mengetahui dan mengenal tentang Local Area Network (LAN), dimana ia merupakan jaringan yang terbentuk dari gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik (kabel). Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncullah Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain sebagainya. Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g, 802.11a, dan 802.11n.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita telah mengetahui dan mengenal tentang Local Area Network (LAN), dimana ia merupakan jaringan yang terbentuk dari gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik (kabel). Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncullah Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel dimana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area disekitarnya. Area jangkauannya dapat berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang lain dan berlainan gedung. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain sebagainya. Teknologi WLAN ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi yang digunakan dalam WLAN adalah 802.11 dari IEEE dimana ini juga sering disebut dengan WiFi (Wireless Fidelity) standar yang berhubungan dengan kecepatan akses data. Ada beberapa jenis spesifikasi dari 802,11 yaitu 802.11b, 802.11g, 802.11a, dan 802.11n seperti yang tertera pada tabel berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penjelasan lengkapnya tentang:&lt;br /&gt;1. 802.11a&lt;br /&gt;2. 802.11b&lt;br /&gt;3. 802.11g&lt;br /&gt;sumber: id.wikipedia.org&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;802.11a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11a adalah sebuah teknologi jaringan nirkabel yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari standar IEEE 802.11 yang asli, namun bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s. Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi. Penggunaan OFDM memiliki keunggulan resistansi terhadap interferensi dengan gelombang lain, dan tentunya peningkatan throughput. Standar ini selesai diratifikasi pada tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;802.11b&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11b merupakan pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz. Dikenal juga dengan IEEE 802.11 HR. Pada prakteknya, kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh standar IEEE 802.11b mencapai 5.9 Mb/s pada protokol TCP, dan 7.1 Mb/s pada protokol UDP. Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS.&lt;br /&gt;Channel Frekuensi Nominal (MHz) Frekuensi Minimum (MHz) Frekuensi Maksimum (MHz)&lt;br /&gt;1              2412                                                2401                                              2423&lt;br /&gt;2              2417                                                2405                                              2428&lt;br /&gt;3             2422                                                 2411                                              2433&lt;br /&gt;4             2427                                                 2416                                              2438&lt;br /&gt;5             2432                                                 2421                                              2443&lt;br /&gt;6             2437                                                 2426                                              2448&lt;br /&gt;7             2442                                                 2431                                              2453&lt;br /&gt;8             2447                                                 2436                                              2458&lt;br /&gt;9             2452                                                 2441                                              2463&lt;br /&gt;10           2457                                                 2446                                              2468&lt;br /&gt;11           2462                                                 2451                                               2473&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;802.11g&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11g adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHzOFDM. 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b. Standar ini menggunakan modulasi sinyal OFDM, sehingga lebih resistan terhadap interferensi dari gelombang lainnya. dan menggunakan metode modulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;div class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn"&gt;valkyrie&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://yosia92.blogspot.com/2008/09/1-mbps.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2008-09-04T22:10:00-07:00"&gt;22:10&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="comment.g?blogID=3285714251197205150&amp;amp;postID=8548259799092643418" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-1965433943"&gt; &lt;a href="post-edit.g?blogID=3285714251197205150&amp;amp;postID=8548259799092643418" title="Edit Entri"&gt; &lt;img alt="" class="icon-action" src="img/icon18_edit_allbkg.gif" height="18" width="18" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;!-- google_ad_section_end --&gt;  &lt;div class="blog-pager" id="blog-pager"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;div class="blog-feeds"&gt; &lt;div class="feed-links"&gt; Langgan: &lt;a class="feed-link" href="http://yosia92.blogspot.com/feeds/posts/default" target="_blank" type="application/atom+xml"&gt;Entri (Atom)&lt;/a&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-7676560628888974718?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/7676560628888974718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=7676560628888974718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7676560628888974718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7676560628888974718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/10/diposkan-oleh-valkyrie-di-2345-0.html' title=''/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-7947874561203813902</id><published>2008-10-12T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T18:34:04.853-07:00</updated><title type='text'>TIPS MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.modernlifeisrubbish.co.uk/images/illustrations/google-as-a-giant-robot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.modernlifeisrubbish.co.uk/images/illustrations/google-as-a-giant-robot.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIP PERTAMA&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 1 : Penggunaan biasa dan penggunaan Pencarian Canggih/Advanced Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips pertama adalah penggunaan google biasa. Memasukkan kata kunci yang kita cari. Untuk mencari hasil yang lebih spesifik, dapat menggunakan Advanced Search/Pencarian Canggih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 2 : Menentukan Urutan Kata Kunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kata tercari yang berurutan (atau disebut frasa), gunakan teknik tanda kutip :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal: “tempe penyet”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menggunakan lebih dari 1 kelompok frasa&lt;br /&gt;Misal: “cewek cakep” “kota &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bali&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;Misal:“&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cewek cakep itu&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan Format File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk format/jenis file tertentu, anda dapat menambahkan kata [katatercari] filetype:formatfile atau [katatercari] .formatfile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contohnya:“bursa efek” filetype:pdf contoh lagi: “laporan keuangan” .doc&lt;br /&gt;dengan menggunakan cara ini maka file yang akan ditampilkan adalah hanya file-file dengan format yang anda tentukan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya untuk format file anda dapat memilih seperti daftar di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Microsoft Word Document =&gt; .doc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Portable Document Format =&gt; .pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Microsoft Power Point Slide =&gt; .pps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Microsoft Power Point Presentation =&gt; .ppt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Microsoft Excel =&gt; .xls&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Text Format =&gt; .txt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Rich Text Format =&gt; .rtf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Compiled HTML Help Modules =&gt; .chm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· dll sesuai dengan extensi file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda ketikkan dalam google search bar kata kata ini : ayam jantan filetype:doc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anda jangan berharap dapat menemukan file berformat .mp3, wav atau file audio dan video dengan cara ini. Google telah melakukan block untuk jalan ini untuk menghindari pembajakan. Namun anda masih dapat menemukannya di situs pencarian Altavista.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan google pun kita masih bisa menemukannya dengan tips yang akan dijelaskan di bawah nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 4 : Menentukan judul File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menentukan judul file yang anda cari, dengan menambahkan kata-kata intitle:katakunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini contohnya :intitle:menjelajah angkasa luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata intitle dapat diganti dengan allintitle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 5 : Menentukan definisi suatu istilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan kata define:kata yang dicari untuk menentukan istilah tertentu. Maka google akan mencarikan situs yang mendefinisikan istilah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : define:schizophrenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 6 : Mengalokasikan pencarian pada lokasi tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalokasikan pencarian pada situs tertentu bisa dilakukan dengan cara berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika situs tempat pencarian sudah jelas nama hostnya anda dapat menggunakan kata site:kata yang di cari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :“gempa bumi” site:detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nama situs masih samar gunakan kata inurl:kata yang dicari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : “rita effendy” site:multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 7 : Memanfaatkan index suatu direktori dalam suatu host web server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik ini memanfaatkan suatu direktori webserver dengan open permission pada suatu situs yang terindeks oleh google. Anda juga dapat mencari musik, buku, video, iso, dan lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya pada halaman google jika kita lakukan pengetikan seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:”index of” mp3 “Bryan Adams”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kita bisa menuliskan intitle:”index of”kata tercari Kata tercari itu bisa anda isikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ebook atau book&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mp3, atau wav atau mp3g atau avi atau audio dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tgz, rar dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips 8 : Memanfaatkan cache Google untuk death page&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Death page adalah halaman yang sudah tidak ada/sudah terhapus atau berganti, namun masih terindeks oleh google sebagai halaman utuh. Cirinya adalah jika kita cari, google bisa mendapatkan result terhadap halaman itu, namun halaman tersebut tidak bisa dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian kita bisa memanfaatkan salinan/cache. Dengan demikian kita akan mengambil lagi halaman tersebut yang tersimpan di google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google merupakan search engine yang paling banyak dipakai oleh netter. Beragam informasi dapat kita cari secara cepat dengan menggunakan google. Untuk mengoptimalkan hasil pencarian, google menyediakan beberapa option :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filetype :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;filetype:xls -&gt; untuk mencari file MS Excel , atau filetype:doc -&gt; untuk mencari file MS Word&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inurl :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang “masuk” sebagai url.&lt;br /&gt;Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option “index of”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inurl:admin -&gt; pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata “admin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;site :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;site:torry.net “xp style” –&gt; mencari dengan keyword “xp style” pada situs www.torry.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;link :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;link:diskusiweb.com –&gt; mencari situs yang mempunyai link ke www.diskusiweb.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pdf “rapidshare.de/files” site:rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah sering menggunakan cara berikut ini untuk Googling dan mencari apa yang kubutuhkan, Tips dan trick berikut ini kukumpulkan dari beberapa sumber dan telah “agak lama” kugunakan untuk Googling. [IMG]file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif[/IMG]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Googling E-Book.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+(”index of”) +(”/ebooks”|”/book”) +(chm|pdf|zip|rar) +apache&lt;br /&gt;Adalah Query yang menghasilkan Index ebook di server yang berbasis Apache&lt;br /&gt;allinurl: +(rar|chm|zip|pdf|tgz|lit) judul buku&lt;br /&gt;Ganti “judul buku” dengan buku yang ingin dicari. Jika ingin mencari “Wiro Sableng”, ganti “judul buku” dengan Wiro Sableng. Cara ini digunakan jika benar-benar mengetahui judul buku yang dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Googling Warez.&lt;br /&gt;“parent directory ” Xvid -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;“parent directory ” MP3 -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;“parent directory ” applications -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;“parent directory ” Gamez -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;“parent directory ” DVDRip -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;Ganti Kata yang tebal dengan query.&lt;br /&gt;Contoh, jika ingin mencari Limewire maka ganti “applications” dengan Limewire. jika ingin mencari lagu dari Deep Purple berjudul Child In Time, ganti “MP3″ dengan Child in Time atau jika ingin mencari lagu-lagu Deep Purple tinggal ganti “MP3″ dengan Deep Purple.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Googling MP3&lt;br /&gt;?intitle:index.of? mp3&lt;br /&gt;Cara lain untuk mencari MP3 di google adalah menggunakan Query ini. Setelah MP3 kasih apa yang pengen dicari.&lt;br /&gt;Contoh: Jika ingin mencari Led Zeppelin maka query-nya akan seperti ini&lt;br /&gt;?intitle:index.of? mp3 led zeppelin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Googling file di megaupload&lt;br /&gt;Untuk mencari File Video ketik : avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb site:megaupload.com&lt;br /&gt;Untuk mencari File musik ketik : mp3|ogg|wma site:megaupload.com&lt;br /&gt;Untuk mencari archive dan program ketik : zip|rar|exe site:megaupload.com&lt;br /&gt;Untuk mencari ebooks ketik : pdf|rar|zip|doc|lit site:megaupload.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Googling file di rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari File Video ketik : avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb site:rapidshare.de&lt;br /&gt;Untuk mencari File musik ketik : mp3|ogg|wma site:rapidshare.de&lt;br /&gt;Untuk mencari archive dan program ketik : zip|rar|exe site:rapidshare.de&lt;br /&gt;Untuk mencari ebooks ketik : pdf|doc|lit|rar|zip site:rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Untuk Googling di Megaupload dan rapidshare bisa langsung meletakkan apa yang diinginkan di bagian pertama.&lt;br /&gt;Contoh: Jika ingin mencari DA VINCI CODE ebook gunakan query ini&lt;br /&gt;da vinci code pdf|doc|lit|rar|zip site:rapidshare.de&lt;br /&gt;(ini jika kita benar-benar tahu judul bukunya.) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-7947874561203813902?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/7947874561203813902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=7947874561203813902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7947874561203813902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/7947874561203813902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/10/tips-menggunakan-search-engine.html' title='TIPS MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE'/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5196227176353604339.post-6908968816510484952</id><published>2008-09-04T01:36:00.001-07:00</published><updated>2008-09-04T01:44:02.960-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ISENG SAJA'/><title type='text'>NARKOBA</title><content type='html'>&lt;h1 style="color: rgb(255, 0, 0);" class="firstHeading"&gt;Narkoba&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Narkoba&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singkatan" title="Singkatan"&gt;singkatan&lt;/a&gt; dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkotika" title="Narkotika" class="mw-redirect"&gt;narkotika&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat" title="Obat"&gt;obat&lt;/a&gt;/bahan berbahaya&lt;/b&gt;. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Departemen_Kesehatan_Republik_Indonesia" title="Departemen Kesehatan Republik Indonesia"&gt;Departemen Kesehatan Republik Indonesia&lt;/a&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Napza&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Napza (belum dibuat)"&gt;napza&lt;/a&gt; yang merupakan singkatan dari '&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkotika" title="Narkotika" class="mw-redirect"&gt;Narkotika&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikotropika" title="Psikotropika"&gt;Psikotropika&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zat_Adiktif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Zat Adiktif (belum dibuat)"&gt;Zat Adiktif&lt;/a&gt;'.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zat" title="Zat"&gt;zat&lt;/a&gt; yang umumnya mempunyai resiko &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecanduan" title="Kecanduan"&gt;kecanduan&lt;/a&gt; bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.&lt;/p&gt;&lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Penyebaran Narkoba&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ormas" title="Ormas" class="mw-redirect"&gt;ormas&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintah" title="Pemerintah"&gt;pemerintah&lt;/a&gt; khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD pun banyak yang terjerumus narkoba.&lt;/p&gt;&lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Efek-efek narkoba&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;Halusinogen , efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dosis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dosis (belum dibuat)"&gt;dosis&lt;/a&gt; tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halusinasi" title="Halusinasi"&gt;halusinasi&lt;/a&gt; dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kokain" title="Kokain"&gt;kokain&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=LTD&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="LTD (belum dibuat)"&gt;LTD&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stimulan" title="Stimulan"&gt;Stimulan&lt;/a&gt; , efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung" title="Jantung"&gt;jantung&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otak" title="Otak"&gt;otak&lt;/a&gt; bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adiktif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Adiktif (belum dibuat)"&gt;Adiktif&lt;/a&gt; , Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pasif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pasif (belum dibuat)"&gt;pasif&lt;/a&gt; , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja" title="Ganja"&gt;ganja&lt;/a&gt; , &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Heroin" title="Heroin"&gt;heroin&lt;/a&gt; , &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Putaw" title="Putaw" class="mw-redirect"&gt;putaw&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Overdosis" title="Overdosis"&gt;overdosis&lt;/a&gt; dan akhirnya kematian&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Jenis-jenis narkoba&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Putaw" title="Putaw" class="mw-redirect"&gt;Putaw&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja" title="Ganja"&gt;Ganja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Heroin" title="Heroin"&gt;Heroin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Morphin" title="Morphin" class="mw-redirect"&gt;Morphin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=LSD&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="LSD (belum dibuat)"&gt;LSD&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=MTD&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="MTD (belum dibuat)"&gt;MTD&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kokain" title="Kokain"&gt;Kokain&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mariyuana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mariyuana (belum dibuat)"&gt;Mariyuana&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5196227176353604339-6908968816510484952?l=donyajoez.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://donyajoez.blogspot.com/feeds/6908968816510484952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5196227176353604339&amp;postID=6908968816510484952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/6908968816510484952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5196227176353604339/posts/default/6908968816510484952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://donyajoez.blogspot.com/2008/09/narkoba.html' title='NARKOBA'/><author><name>Nikmatnya Dunia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13255537999580759615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_EJ5Ey2keLbA/TMRUkQALm1I/AAAAAAAAAAw/ZqDJloU-chg/S220/IMG00318-20100623-1211.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
